HOTLINE 0761 - 9854+++ BISNISLAB
shopping cart Anda memiliki 0 produk yang dipesan
dengan total Rp 0,-
Lihat Pesanan

Antisipasi Pelemahan Lanjutan, Perhatikan 13 Saham Ini

google plus Pinterest
Antisipasi Pelemahan Lanjutan, Perhatikan 13 Saham Ini
"Pelaku pasar masih mencermati setiap sentimen yang ada. Tetap antisipasi pelemahan lanjutan dari IHSG," papar Reza seperti dikutip dari risetnya, Selasa (12/4/2016).

Menurut Analis PT First Asia Capital David Setyanto, pelemahan perdagangan saham pada Senin (11/4/2016) kemarin didominasi tekanan jual terhadap sejumlah saham unggulan terutama yang bergerak di sektor perbankan, otomotif, konsumsi, dan infrastruktur.

Sedangkan aksi beli selektif melanda saham pertambangan menyusul kenaikan harga komoditas energi dan tambang logam.

David mengatakan, penurunan ini merupakan posisi penutupan IHSG terendah sejak perdagangan 30 Maret 2016 lalu.

Koreksi IHSG kemarin terjadi di tengah penguatan di pasar saham emerging market menyusul data inflasi China di Maret 2,3 persen dan penguatan mata uang negara berkembang terhadap dollar AS.

Perdagangan hari ini IHSG diperkirakan bergerak bervariasi dengan koreksi terbatas. Pasar saat ini tengah menanti kinerja laba emiten kuartal I.

"Data neraca perdagangan dengan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I yang diperkirakan masih akan berada di bawah 5 persen," imbuh David.

Saham-saham pertambangan dan energi masih berpeluang bergerak naik dengan dukungan kenaikan harga minyak mentah tadi malam di atas 40 dollar AS per barel menjelang pertemuan Doha, Qatar, pada 17 April mendatang.

Adapun saham-saham yang dapat dijadikan pilihan antara lain, saham ASII, BBTN, LSIP, BMTR, KRAS, GIAA, NIKL, SMBR, KAEF, ADRO, KINO, ANTM, dan PTBA.

Sementara PT Samuel Sekuritas memilih mencermati saham-saham AALI, WIKA, PTBA, ANTM, BJTM.

Menurut Samuel Sekuritas, menguatnya nilai tukar Rupiah, dan berangsur membaiknya harga komoditas juga dapat mendorong tren kenaikan pada IHSG.

"Market Chartist melihat IHSG memiliki peluang kecil untuk naik dalam waktu dekat, sebagai Technical Rebound," ujar Samuel Sekuritas melalui akun Twitter-nya.
Sumber:

Komentar Anda

Nama

:

Email

:

Komentar

: